Waduh! Maling Motor di Jaktim Babak Belur dan Ditelanjangi Massa

Ilustrasi curanmor.

Advertisements

Seorang pria yang diduga maling motor babak belur dihakimi massa saat ketahuan tengah beraksi di sebuah rumah makan daerah Cililitan, Jakarta Timur.

Dalam video yang beredar pada Minggu (3/9/2023) tampak massa sudah mengamankan pelaku maling motor yang sudah babak belur dan dalam keadaan tanpa busana.

Kapolsek Kramat Jati Kompol Rusit Malaka mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya pelaku pencurian sepeda motor yang diamankan warga. Peristiwa ini terjadi dini hari tadi sekitar pukul 01.00 WIB.

Saat polisi menuju lokasi kejadian, pelaku berinisial Z ini sudah dalam kondisi babak belur. Polisi lalu mengamankan pelaku agar tidak menjadi bulan-bulanan warga.

“Sesampainya di TKP, sudah ramai massa dan di dalam kerumunan massa tersebut terdapat seorang laki-laki dalam keadaan babak-belur (luka-luka), yang diduga sebagai pelaku curanmor roda dua,” kata Rusit saat dihubungi.

Menurut pengakuan korban AH selaku pemilik kendaraan motor, saat itu dirinya tengah pergi ke toko temannya di lokasi kejadian. Kemudian, ia meninggalkan motornya di depan toko dalam kondisi tidak dikunci setang.

“Langsung memarkirkan motornya di depan toko parfum dalam keadaan tidak dikunci setang. Setelah itu saudara AH (korban), ijin makan di dalam toko parfum,” ujar Rusit.

Tak lama setelahnya, rekannya melihat motor korban tengah didorong pelaku. Sontak saksi pun berteriak maling hingga pelaku tertangkap dan diamuk massa.

“Terduga pelaku langsung menjatuhkan motor AH dan langsung berusaha melarikan diri. Kemudian F (saksi) berusaha mengejarnya sambil berteriak Maling! Maling!,” papar Rusit.

“Sehingga warga yang berada di sekitar lokasi kejadian pun ikut mengejarnya dan orang tak dikenal tersebut (terduga pelaku) berhasil ditangkap di depan rumah makan dan langsung dihakimi oleh massa,” jelasnya.

Rusit menambahkan, saat ini terduga pelaku sudah diamankan di Polsek Kramat Jati. Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pendalaman terkait peristiwa yang ada.

“Kami mengimbau massa atau warga yang berada di sekitar TKP agar tidak melakukan perbuatan anarkis (main hakim sendiri),” tandasnya.

Verified by MonsterInsights