Viral! Video Remaja Dicekik dan Dibanting, Polisi Turun Tangan

Ilustrasi penganiayaan.

Advertisements

Viral sebuah video yang memperlihatkan aksi penganiayaan terhadap seorang remaja yang tengah mengendarai sepeda motor di Lenteng Agung, Jaksel.

Dari video yang viral dengan durasi 40 detik itu, seorang remaja berkaus hijau yang sedang mengendarai sepeda motor diberhentikan oleh dua orang pria.

Tiba-tiba saja, remaja itu dicekik oleh pria berbaju hitam. Tak hanya dicekik, remaja itu juga dibanting hingga terjatuh ke tanah. Kepala korban juga terlihat diinjak oleh pria berbaju hitam.

“Ampun enggak lu?” tanya pria berkaos hitam sambil mencekik korban.

“Lu siapa dulu ini bang, gua enggak kenal lu,” jawab korban.

“Enggak kenal, enggak kenal (langsung menginjak kepala korban), jangan tengil lu kalau di WA,” kata remaja berkaos hitam.

“Gua kagak kenal lu bang,” timpal korban.

“Enggak kenal lu. Udah bangun lu, lu kalau di WA jangan tengil,” ucap pria berkaus hitam lagi.

Secara terpisah, Kapolsek Jagakarsa Kompol Multazam membenarkan adanya peristiwa tersebut. Multazam menyebut pihaknya kini sedang menyelidiki kejadian tersebut.

“Sudah kami selidiki. Terduga korban dan terduga pelaku masih di bawah umur,” kata Multazam saat dikonfirmasi, Minggu (20/8).

Multazam mengakui, pihaknya sudah mengetahui identitas korban dan pelaku. Menurutnya, polisi telah memintai keterangan beberapa saksi terkait kejadian itu.

“Sekarang identitas dari dua orang yang terlibat dan satu orang saksi yang ada tertangkap di video yang sudah beredar tersebut sudah kami kantongi identitasnya,” ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, polisi juga telah melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP) dan telah berkoordinasi dengan perangkat lingkungan setempat terkait kejadian tersebut.

“Kami sedang melakulan penyelidikan TKP yang diduga tempat terjadinya ada dua orang yang berselisih paham dan terjadi dugaan penganiayaan sudah kami datangi. Keduanya warga RW 03 semua,” ujar Multazam.

Meski demikian, Multazam mengaku belum menerima laporan polisi terkait peristiwa itu. Ia lantas mengimbau korban maupun keluarga korban agar melaporkan kejadian itu ke polisi.

“Laporan polisi dari keluarga maupun keluarga korban belum kami terima, mudah-mudahan keluarga maupun korban bisa segera melapor, sehingga informasi bisa cepat kami terima,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan, baik fisik maupun verbal.

“Kami Polsek Jagakarsa tidak mentoleransi adanya tindak kekerasan dalam bentuk apapun,” pungkasnya.

Verified by MonsterInsights