TNI Pastikan Sidang Pembunuhan Imam Masykur Digelar Terbuka

Tiga oknum TNI tersangka penganiayaan Imam Maskur.

Advertisements

Puspen TNI mengungkapkan, kasus pembunuhan pria asal Aceh bernama Imam Masykur oleh 3 oknum TNI akan digelar terbuka untuk umum.

“Kita akan gelar ini secara transparan, tidak ada yang ditutup-tutupi dan kemungkinan persidangan akan segera dilaksanakan,” kata Kapuspen TNI Laksda TNI Julius Widjojono dalam keterangannya, Senin (23/10/2023).

Ia menyebut, kini berkas perkara ketiganya sudah dilimpahkan kepada Oditur Militer (Odmil) II-07/Jakarta di Cakung, Jakarta Timur.

“Jadi nanti, setelah menerima dari penyidik Pomdam akan kami teliti. Syarat formil materil,” ujar Kepala Oditurat Militer II-07 Jakarta, Kolonel Kum Riswandono Hariyadi.

Jika hasil penelitian Odmil  selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam peradilan militer berkar perkara ini dinyatakan lengkap, setelahnya akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Militer II-08 Jakarta.

Namun, jika ada kekurangan penyidik Pomdam Jaya akan meminta untuk memperbaiki berkas perkara.

“Jika lengkap, akan kami olah dalam waktu singkat. Mudah-mudahan maksimal dua minggu sudah kami bisa selesaikan sesuai dengan jadwal yang kami buat,” katanya.

Adapun Penyidik Pomdam Jaya menyerahkan berkas perkara tiga oknum TNI AD yakni diduga melakukan penculikan dan pembunuhan itu pada Jumat (20/10/2023).

Oknum Paspampres Praka RM serta dua anggota TNI lainnya, Praka HS dan Praka J, sudah ditetapkan menjadi tersangka terkait tewasnya Imam Masykur, pria asal Aceh.

Ketiganya dijerat pasal berlapis. Pasal terberat adalah 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.

Boy Aditya

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Verified by MonsterInsights