Tiga Pelaku Begal Motor Diringkus Aparat Polsek Cilincing

Penangkapan komplotan begal oleh Polsek Cilincing.

Advertisements

Polsek Cilincing berhasil menangkap sebagian dari komplotan begal motor yang sering melakukan aksinya di wilayah Jakarta Utara.

“Kami berhasil menangkap tiga dari enam pelaku yang terlibat dalam aksi kekerasan,” ungkap Kapolsek Cilincing, Kompol Fernando Saharta Saragi di Jakarta, pada Senin (11/3/2024).

Pelaku yang berhasil ditangkap adalah ABL (19), MY (30), dan AG (19), sementara tiga pelaku lainnya dengan inisial RY, FH, dan MT masih dalam pengejaran.

Penangkapan dilakukan dalam dua kejadian terpisah, yakni pada Selasa (5/3/2024) di Jalan Marunda sekitar pukul 03.00 WIB dan Sabtu (9/3/2024) di Kampung Tambun Angke, Bekasi, sekitar pukul 01.00 WIB.

Fernando menjelaskan, penangkapan dilakukan setelah adanya laporan dari korban bernama Asep Sopyan, yang sepeda motornya menjadi korban begal pada Jumat (23/2/2024) di Jalan Plumpang Semper, Kelurahan Tugu Selatan, Kecamatan Koja.

Petugas Polsek Cilincing melakukan penyelidikan di lokasi kejadian dan berhasil menemukan sekelompok orang yang sedang mendorong sepeda motor di Jalan Marunda. Saat didekati oleh petugas, sebagian dari mereka berusaha melarikan diri, namun AG berhasil ditangkap.

AG mengakui keterlibatannya bersama komplotan, mereka telah melakukan beberapa aksi begal di wilayah Cengkareng serta pencurian dengan kekerasan di beberapa lokasi di Jakarta Utara.

“Komplotan ini tergabung dalam kelompok Brother Stres,” jelas Fernando.

Pengembangan dilakukan, dan pada Sabtu (9/3), petugas berhasil menangkap AGL Pantai Makmur Segarajaya Tarumajaya beserta pelaku lainnya, MY.

“Barang bukti yang berhasil diamankan termasuk satu unit sepeda motor, tiga ponsel pintar, dan sebuah senjata tajam jenis celurit,” tambahnya.

Ketiga pelaku beserta barang bukti telah diserahkan ke Polsek Koja untuk penyelidikan lebih lanjut, mengingat lokasi kejadian berada di wilayah hukum Polsek Koja.

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Verified by MonsterInsights