Polri-Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Narkoba dari Belgia dan Belanda

Konferensi pers Bareskrim Polri terkait penyelundupan narkoba.

Advertisements

Tim gabungan Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri dan Bea Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba dari Belgia dan Belanda. Sebanyak 20.272 butir pil ekstasi berhasil disita dalam operasi tersebut.

Wadirtipid Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Arie Ardian Rishadi mengungkapkan, kasus ini terbongkar berkat kerjasama antara kedua lembaga tersebut dengan PT Pos Indonesia.

“Dalam operasi gabungan ini, kami berhasil mengungkap dua kasus. Kasus pertama melibatkan penyelundupan narkotika dari Belgia dengan barang bukti berupa 9,6 kg atau 18.259 butir ekstasi,” ungkap Arie kepada wartawan, Rabu (8/5/2024).

Menurut Arie, pelaku utama merupakan Warga Negara Iran dengan inisial RA, yang memesan ekstasi dari Belgia. RA menggunakan alamat palsu di Indonesia untuk mengelabui petugas, namun polisi berhasil mengidentifikasi penerima barang tersebut.

“Pelaku ini diduga berasal dari Iran, memesan barang dari Belgia, dan mengirimnya ke Indonesia dengan nama dan alamat palsu. Namun kami berhasil menemukan bahwa penerima barang tersebut adalah seorang pria berinisial E di Pasuruan, Jawa Timur,” jelasnya.

Dalam pengembangan kasus tersebut, polisi menetapkan empat tersangka lainnya, yaitu PEM, MS, BSA, dan NAB. Sementara pelaku utama, RA, masih dalam pengejaran.

Kasus kedua melibatkan pengiriman narkoba dari Belanda, dengan total 2.013 butir ekstasi yang dikirim melalui kantor Pos.

“Modusnya adalah menyembunyikan narkoba jenis ekstasi dalam bungkusan kado yang dikirim melalui jasa pengiriman Pos Indonesia. Namun berkat pengawasan ketat, kami berhasil mengungkap penyelundupan tersebut,” tambah Arie.

Dari pengungkapan kasus tersebut, dua orang pria berhasil diamankan. Pihak kepolisian masih melakukan pengembangan untuk mengetahui pemasok utama barang haram tersebut.

“Penerima barang tersebut menerima upah sebesar Rp 400 ribu. Keduanya, IH dan IRA, sudah diamankan dan kami sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui siapa pemasok utama dari Belanda,” tutup Arie.

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Verified by MonsterInsights