Polisi Urung Menahan Tersangka Aksi Perundungan di SMA Binus School Serpong

Binus School Serpong.

Advertisements

Aparat kepolisian tidak melakukan penahanan terhadap empat tersangka dalam kasus dugaan perundungan (bullying) di sebuah SMA Binus School Serpong.

Kepala Seksi Humas Polres Tangerang Selatan, AKP Agil mengatakan, para tersangka dan ABH (anak bermasalah dengan hukum) hanya diberlakukan wajib lapor atau WL.

Namun, Agil tidak menjelaskan secara pasti alasan mengapa keempat tersangka dalam kasus tersebut tidak ditahan.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alvino Cahyadi, menyebutkan bahwa total ada 12 orang yang terlibat dalam kasus perundungan di SMA Serpong.

“Dari mereka, empat orang saksi ditingkatkan statusnya menjadi tersangka karena diduga terlibat dalam tindak pidana kekerasan terhadap anak di bawah umur dan/atau pengeroyokan,” terang Vino pada Jumat (1/3/2024) lalu.

Sementara itu, delapan orang lainnya ditetapkan sebagai anak yang berkonflik dengan hukum. Salah satu di antaranya juga menjadi tersangka karena diduga terlibat dalam tindak pidana kekerasan terhadap anak di bawah umur.

Terhadap para pelaku, polisi menerapkan Pasal 76C dan Pasal 80 Undang Undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, serta Pasal 170 ayat (1) KUHP dan/atau Pasal 4 ayat (2) huruf d juncto Pasal Undang Undang RI Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

Boy Aditya

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Verified by MonsterInsights