Polisi Ringkus Pelaku Jual Beli Video Porno Anak di Bekasi

Ilustrasi video porno.

Advertisements

Polda Metro Jaya telah menangkap seorang pria berinisial DY (25) yang diduga terlibat dalam kasus jual beli video porno anak di bawah umur.

DY, warga Bekasi kini telah ditetapkan sebagai tersangka setelah terbukti melakukan aktivitas jual beli video porno anak melalui aplikasi X dan Telegram.

“Sudah jadi tersangka. Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45 ayat 1 jo pasal 27 ayat 1 Undang-Undang No 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua UU ITE dan/atau Pasal 4 ayat (1) jo Pasal 29 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi,” ujar Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Kamis (30/5/2024).

Ade Safri menjelaskan bahwa DY langsung ditahan setelah penetapan tersangka. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut.

“Terhadap tersangka telah dilakukan penahanan di Rutan Polda Metro Jaya,” jelasnya.

Kasus ini terungkap setelah pihak kepolisian melakukan patroli siber dan menemukan akun X @b******n yang mempromosikan link Telegram berisi konten asusila anak di bawah umur.

“Link tersebut menghubungkan ke akun Telegram yang menjual konten video yang bermuatan asusila anak di bawah umur,” ungkap Ade Safri.

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa konten video porno pada akun tersebut dikelola oleh tersangka. Para pembeli diharuskan membayar sebesar Rp 350 ribu untuk mendapatkan video porno tersebut.

“Didapatkan fakta bahwa untuk mendapatkan konten video terkait asusila tersebut, maka calon pembeli atau pelanggannya akan diarahkan untuk sebelumnya mentransfer sejumlah uang sebesar Rp 150 ribu ke akun e-wallet dan Rp 200 ribu ke nomor rekening atas nama DY,” tambahnya.

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Verified by MonsterInsights