Polisi Buru Pelaku Tawuran Dua Pelajar di Bogor

Ilustrasi tawuran pelajar.

Advertisements

Polisi tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus tawuran yang mengakibatkan dua pelajar terluka serius di Jalan Aria Surialaga, Bogor Barat, Kota Bogor.

Kedua korban mengalami luka di kepala dan punggung akibat serangan senjata tajam. Saat ini, pelaku pembacokan sedang dalam pengejaran pihak berwajib.

“Pelaku masih dicari, sedang diupayakan untuk ditangkap. Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan nanti,” ujar Sudar MK Regaga, juru bicara polisi, pada Jumat (7/6/2024).

Sudar menambahkan, kedua korban telah dipulangkan ke rumah masing-masing setelah mendapatkan perawatan di RSUD Kota Bogor.

“Dua korban sudah pulang dari rumah sakit. Setelah ditangani dokter, mereka diizinkan pulang dan dirawat jalan. Kondisi luka tidak begitu parah,” jelas Sudar.

Kejadian bermula ketika kedua korban, MI dan PR, sedang berbonceng tiga bersama rekannya, MA. Mereka tiba-tiba dikejar oleh sekelompok pelajar lain yang membawa celurit.

Pelaku membacok MI dan PR dari belakang hingga mengenai kepala dan punggung. Setelah melakukan aksinya, pelaku segera melarikan diri.

“Pelaku menyerang dari belakang, dari atas motor langsung membacok PR di bagian pinggang dan MI di bagian kepala. Setelah membacok, pelajar tersebut langsung kabur,” ungkap Sudar.

Insiden ini sempat menjadi perhatian warga sekitar. Soleh (53), seorang pedagang mi ayam, menyaksikan langsung kejadian mengerikan tersebut.

“Kejadiannya sekitar pukul 16.30 WIB. Yang terluka ada dua orang, salah satunya dengan celurit yang masih menancap di kepala. Yang satu lagi terluka di punggung,” kata Soleh, saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (6/6/2024).

“Saya hanya melihat saat celurit masih menancap di kepala korban. Rasanya ngilu melihatnya. Sepertinya teman-temannya yang mencabut celurit itu,” tambahnya.

Polisi terus berupaya mencari pelaku dan mengumpulkan bukti untuk menyelesaikan kasus ini. Masyarakat diimbau untuk segera melapor jika memiliki informasi yang dapat membantu penyelidikan.

Rizky Fadhilah

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Verified by MonsterInsights