Pertamina Pastikan Pecat Pelaku Kasus Bensin Tercampur Air di Bekasi

Tiga tersangka pelaku kasus bensin campur air di Kota Bekasi.

Advertisements

PT Pertamina telah mengonfirmasi akan melakukan pemecatan terhadap oknum tersangka yang terlibat dalam kasus pencampuran air dengan bensin di SPBU 34-17106 Kota Bekasi.

Manajer Komunikasi, Hubungan, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Eko Kristiawan menyatakan, Pertamina telah segera melakukan pemblokiran terhadap Awak Mobil Tangki (AMT) yang terlibat dalam kejadian tersebut, sehingga mereka tidak diizinkan lagi untuk mengedarkan BBM.

“Pertamina Patra Niaga Regional JBB langsung memblokir AMT tersebut sehingga tidak dapat lagi membawa mobil tangki dan akan segera mengambil langkah pemutusan hubungan kerja,” ujar Eko dalam pernyataannya, Jumat (29/3/2024).

Eko juga memberikan apresiasi terhadap kinerja Polres Metro Bekasi Kota yang cepat dalam mengungkap kasus ini.

“Pertamina Patra Niaga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi respons cepat dari pihak Polres Metro Bekasi Kota yang berhasil mengungkap kasus ini dan menangkap para pelakunya,” tambahnya.

Menurut Eko, tindakan penyalahgunaan niaga BBM jenis Pertalite merupakan tindakan yang merugikan negara, dan pelakunya dapat dijatuhi hukuman pidana hingga 6 tahun penjara serta denda maksimal sebesar Rp60 miliar.

Sebelumnya, Polisi telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus peredaran BBM yang bercampur air di SPBU 34-17106 Kota Bekasi. Ketiga tersangka tersebut adalah Andre Darma, Nana Nasrudin, dan Engkos Kosasih.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Muhammad Firdaus, menjelaskan bahwa dari lima pelaku yang telah diamankan, tiga di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Firdaus menyebutkan bahwa para pelaku diduga melakukan penyalahgunaan BBM bersubsidi. Nana bertugas sebagai sopir mobil tangki BBM, Engkos sebagai petugas keamanan SPBU, dan Andre sebagai kernet mobil tangki.

“Sopir dan kernet adalah dua pelaku yang diduga melakukan pencampuran air dengan bensin,” ungkap Firdaus.

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Verified by MonsterInsights