Pengamen Lukai Wanita di Bintaro, Diduga Mabuk Lem Aibon

ilustrasi melukai

Advertisements

Seorang pengamen melukai seorang wanita hingga berdarah di kawasan Jl Depsos Raya Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Senin (10/6).

Insiden tersebut bukan disebabkan oleh pembacokan, melainkan pemukulan dengan papan kayu.

Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Tedjo Asmoro, menjelaskan bahwa pelaku, yang diduga mabuk lem Aibon, memukul korban di bagian pelipis.

“Biasalah orang ngamen yang lewat-lewat, mabok Aibon kali. Dikeprak (itu) ibu-ibu, nggak pakai bacok. Bacok mah udah kriminal kalau bawa senjata tajam,” ujar Tedjo saat dihubungi oleh detikcom, Selasa (11/6/2024).

Tedjo menambahkan bahwa pelaku tidak memaksa korban untuk memberikan uang. Dalam keadaan mabuk, pelaku memukul korban dengan papan kayu yang ada di dekat lokasi kejadian.

“Ya namanya pengamen macam-macam. Nggak maksa-lah, namanya orang mabuk. Kalau ibu-ibunya dipukuli sama dia, di pelipis. Berdarah kena papan, papan yang ada di dekat situ. Di jidatnya,” sambung Tedjo.

Pelaku sudah diamankan oleh pihak kepolisian di Polsek Pesanggrahan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tedjo membenarkan bahwa pelaku sempat diamuk massa sebelum akhirnya diserahkan ke polisi. “Namanya ada laporan, tetap kita amankan di Polsek. (Dipukulin) ya gitu-lah, warga gemes,” kata Tedjo.

Sebelumnya, video yang menunjukkan seorang pengamen diamuk massa setelah memukul kepala seorang ibu hingga berdarah menjadi viral di media sosial.

Dalam video tersebut, narator menyebut pengamen marah karena tidak diberi uang, lalu memukuli ibu yang merupakan pedagang perabotan dengan papan kayu.

Disebutkan pula bahwa pelaku berjumlah dua orang, namun satu orang berhasil kabur sementara satu pelaku ditangkap oleh warga.

Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap lebih lanjut motif di balik tindakan pelaku dan memastikan keamanan di sekitar kawasan tersebut.

Rizky Fadhilah

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Verified by MonsterInsights