Mendagri Pastikan Gus Muhdlor Nonaktif Sebagai Bupati Sidoarjo

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali menjadi tersangka KPK.

Advertisements

Mendagri Tito Karnavian memberi tanggapan soal status Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali alias Gus Muhdlor yang ditetapkan tersangka oleh KPK atas kasus dugaan korupsi.

Tito menyampaikan bahwa seluruh kepala daerah yang terlibat dalam kasus dengan status tersangka akan dinonaktifkan dari jabatannya.

“Yang ditetapkan tersangka, maka akan dinonaktifkan. Yang naik (jadi) plt, wakilnya. Itu saya bicara prosedur,” ujar Tito usai menghadiri upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) XXVIII di Balai Kota Surabaya, Kamis (25/4/2024).

Namun, Tito tidak memberikan pernyataan jelas terkait status Gus Muhdlor yang tersandung kasus dugaan korupsi.

“Kalau seandainya sudah ditetapkan baru saksi nggak bisa nonaktif. Kalau tersangka nanti bisa dinonaktifkan. Kalau seandainya menjadi terdakwa kemudian ada proses lain, maka pemberhentian sementara. Kalau terpidana, baru pemberhentian permanen,” jelasnya.

Gus Muhdlor saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait dugaan korupsi pemotongan dan penerimaan uang di lingkungan BPPD Pemkab Sidoarjo.

Dalam kasus ini, Muhdlor menjadi tersangka menyusul dua orang sebelumnya, yakni Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Sidoarjo Ari Suryono dan seorang pejabat bernama Siska Wati.

Merujuk ke kasus dua tersangka tersebut, diduga mereka melakukan korupsi dengan cara memotong dana insentif pajak ASN pada BPPD Sidoarjo.

Nilai pungli untuk tahun 2023 mencapai Rp 2,7 miliar. Diduga, uang Rp 2,7 miliar itu dinikmati oleh para tersangka, termasuk Gus Muhdlor.

Boy Aditya

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Verified by MonsterInsights