Lima Maling Motor Diringkus Aparat Polresta Bogor

Ilustrasi curanmor.

Advertisements

Aparat kepolisian berhasil menangkap lima maling motor yang kerap beraksi di wilayah Bogor dan Jakarta. Dua pelaku di antaranya ditembak kakinya karena berusaha melarikan diri.

“Kita ungkap pelaku curanmor roda dua. Nah, ini berkat kesigapan, ketelitian, dan hadirnya petugas Polri pada malam hari,” kata Kapolresta Bogor Kota, Kombes Bismo Teguh Prakoso, Senin (28/8/2023).

“Barang bukti motor yang diamankan ada dua, satu milik pelaku dan satu milik korban. Kemudian, senjata tajam jenis golok dan anak kunci untuk merusak kunci motor,” tambahnya.

Bismo menjelaskan, lima maling motor ini ditangkap di lokasi berbeda oleh tim patroli Polresta Bogor Kota dan Polsek Tanah Sareal.

Polisi awalnya menangkap dua orang pelaku bernama Muhamad Yusuf alias Yusuf dan Madnur alias Ajuk di Kayumanis, Tanah Sareal, Kota Bogor, pada 23 Agustus 2023.

Tim patroli Polresta Bogor Kota curiga dengan gerak gerik kedua pelaku. Kemudian, petugas menghampiri dan melakukan pemeriksaan.

“Saat dicek petugas, ada padanya ditemukan sajam jenis golok disimpan di pinggangnya, beserta beberapa anak kunci untuk merusak kunci motor, 8 buah. Nah melihat ini tentu unsur perencanaan dan persiapan sudah ada,” kata Bismo.

“Kita lakukan interogasi, terungkap yang bersangkutan habis mencuri motor di wilayah Kayumanis dan Sindangbarang, Bogor Barat,” imbuhnya.

Polisi kemudian melakukan pengembangan dan meminta pelaku menunjukkan keberadaan barang bukti hasil curiannya. Namun, Yusuf dan Ajuk malah mencoba melarikan diri hingga polisi menembak kaki keduanya.

“Saat pengembangan berusaha melarikan diri dan kita berikan tindakan tegas terukur kepada kedua pelaku,” kata Bismo.

Sementara itu, tiga pelaku lainnya ditangkap tim patroli Polsek Tanah Sareal, yang curiga ketika melihat pelaku di dalam mobil dan parkir di malam hari di Tanah Sareal, Kota Bogor.

“Didatangi petugas, dicek, diinterogasi, kemudian didapatkan alat bukti di dalam mobil tersebut, yakni anak kunci untuk mencuri motor,” kata Bismo.

“Satu dari tiga pelaku ini residivis, pernah dipenjara di Lapas Salemba karena kasus yang sama,” pungkasnya.

Verified by MonsterInsights