KPK Ungkap Dugaan Mark Up Perlengkapan Rumah Jabatan DPR

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata.

Advertisements

KPK mengungkap adanya dugaan penggelembungan anggaran atau mark up dalam pengadaan kelengkapan Rumah Jabatan Anggota (RJA) DPR RI, yang diduga telah merugikan keuangan negara dalam jumlah miliaran Rupiah.

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, menjelaskan bahwa kasus ini mencakup kemungkinan adanya peningkatan harga yang tidak proporsional dalam pengadaan barang dan jasa.

“Ini kasusnya kalau enggak salah mark up harga, ada persekongkolan. Katanya mahal padahal di pasar enggak seperti itu,” ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Kantornya, Jakarta, Rabu (6/3/2024).

Namun, ia belum dapat memberikan detail lebih lanjut terkait kasus tersebut karena informasi yang diterima oleh KPK masih terbatas.

“Kalau detailnya saya belum dapat infonya seperti itu apakah ada kerja sama dengan BURT dan sebagainya,” tandasnya.

KPK telah mengambil tindakan pencegahan dengan melarang tujuh orang tersangka untuk bepergian ke luar negeri selama enam bulan hingga Juli 2024.

Mereka ialah Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Indra Iskandar; Kepala Bagian Pengelolaan Rumah Jabatan DPR Hiphi Hidupati; Direktur Utama PT Daya Indah Dinamika Tanti Nugroho; Direktur PT Dwitunggal Bangun Persada Juanda Hasurungan Sidabutar.

Kemudian Direktur Operasional PT Avantgarde Production Kibun Roni; Project Manager PT Integra Indocabinet Andrias Catur Prasetya; dan Edwin Budiman (swasta).

Berdasarkan penelusuran JurnalKriminal.com pada laman LPSE DPR, di tahun 2020 untuk satuan kerja Setjen DPR, setidaknya terdapat empat pengadaan kelengkapan sarana RJA DPR.

Tender itu antara lain: Pengadaan Kelengkapan Sarana RJA DPR Ulujami dengan HPS Rp10 miliar, Pengadaan Kelengkapan Sarana RJA DPR Kalibata Blok A dan B dengan HPS Rp39,7 miliar, Pengadaan Kelengkapan Sarana RJA DPR Kalibata Blok C dan D dengan HPS Rp37,7 miliar.

Boy Aditya

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Verified by MonsterInsights