KPK Turun Tangan Selidiki Rekening Jaksa Terduga Pelaku Pemerasan

Gedung KPK.

Advertisements

Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan mengumumkan, pihaknya sedang melakukan pemeriksaan rekening bank Jaksa KPK berinisial TI yang diduga melakukan pemerasan terhadap saksi sebesar Rp3 miliar.

Proses pemeriksaan terhadap rekening bank ini terkait dengan pemeriksaan LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) milik Jaksa TI.

Dugaan pemerasan yang dilakukan oleh Jaksa TI sebelumnya telah dilaporkan kepada Dewan Pengawas (Dewas) KPK, dan kemudian dilanjutkan ke Deputi Pencegahan dan Monitoring serta Deputi Penindakan dan Eksekusi.

“Pemeriksaan terhadap rekening banknya sedang berlangsung,” ujar Pahala saat dihubungi pada Jumat (29/3/2024).

Ketika diminta klarifikasi lebih lanjut mengenai dugaan kepemilikan mobil Mercedes Benz oleh Jaksa TI, meskipun kendaraan tersebut tidak tercatat dalam LHKPN, Pahala menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan lebih detail pada pekan depan.

Dalam beberapa foto yang diperoleh oleh JurnalKriminal.com, terlihat Jaksa TI sedang bermain badminton di depan rumahnya, dengan mobil Mercedes Benz terparkir di garasi.

“Pada hari Senin, saya akan memeriksa detailnya,” tambah Pahala.

Berdasarkan penelusuran di situs resmi e-LHKPN KPK, terungkap bahwa Jaksa TI melaporkan kepemilikan harta senilai Rp 3.826.679.810 atau sekitar Rp 3,8 miliar.

LHKPN tersebut diajukan oleh Jaksa TI pada tanggal 4 Januari 2024 untuk periode tahun 2023, dengan jabatannya sebagai Jaksa Utama Pratama.

Kekayaan Jaksa TI didominasi oleh tanah dan bangunan senilai Rp 2.950.000.000. Rinciannya, antara lain tanah seluas 300 meter persegi di Kota Bandar Lampung senilai Rp 450 juta, tanah dan bangunan seluas 824 meter persegi/200 meter persegi di Lampung Tengah senilai Rp 550 juta, dan tanah dan bangunan seluas 102 meter persegi/170 meter persegi di Jakarta Selatan senilai Rp 1.950.000.000.

Sebelumnya, anggota Dewan Pengawas KPK, Albertina Ho, telah mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima aduan mengenai dugaan pemerasan oleh Jaksa TI sebesar Rp 3 miliar.

Boy Aditya

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Verified by MonsterInsights