KPK Bakal Panggil Dirut Nonaktif PT Taspen atas Kasus Investasi Fiktif

Dirut Nonaktif PT Taspen, ANS Kosasih.

Advertisements

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana memeriksa Direktur Utama nonaktif PT Taspen (Persero), ANS Kosasih, terkait kasus dugaan korupsi investasi fiktif di PT Taspen.

Kosasih, yang juga masuk dalam daftar cegah ke luar negeri oleh KPK terkait kasus Taspen, akan dimintai keterangan terkait penyelidikan ini.

“Pemanggilan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka pasti akan dilakukan,” ungkap Juru Bicara KPK, Ali Fikri, pada Selasa (12/3/2024).

Ali menjelaskan bahwa pemanggilan tersebut tidak akan dilakukan dalam waktu dekat, karena KPK sedang memprioritaskan pengumpulan keterangan dari saksi lain sebelum memanggil Kosasih.

“Belum dalam waktu dekat ini karena tentu pemeriksaan saksi-saksi yang akan menjadi prioritas lebih dahulu dalam rangka melengkapi alat bukti,” tambah Ali Fikri.

Sebelumnya, KPK membuka penyelidikan terkait dugaan investasi fiktif di PT Taspen (Persero) sebagai respons atas laporan masyarakat.

Tim penyidik KPK menduga adanya kerugian keuangan negara hingga ratusan miliar rupiah akibat investasi fiktif di Taspen tersebut.

Penghitungan kerugian yang pasti masih dalam proses oleh KPK. Dalam konteks ini, KPK juga telah mencegah dua orang untuk ke luar negeri, yakni Direktur Utama PT Taspen, Antonius NS Kosasih, dan Direktur PT Insight Investments Management, Ekiawan Heri Primaryanto.

Boy Aditya

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Verified by MonsterInsights