Kasus Prostitusi Anak, Polda Metro Tangkap Muncikari

Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak.

Advertisements

Aparat kepolisian menangkap seorang muncikari yang menawarkan sejumlah anak-anak sebagai penyedia jasa prostitusi di media sosial.

Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak menyampaikan, pengungkapan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) itu pada Kamis (13/9/2023) lalu.

“Kami mengungkap kasus dan upaya paksa penangkapan terhadap muncikari yang diduga melakukan tindak pidana prostitusi atau layanan seksual, eksploitasi seksual terhadap anak melalui media sosial,” kata Ade melalui keterangan tertulisnya, Minggu (24/9/2023).

Ade mengatakan, muncikari itu merupakan seorang perempuan berinisial FEA alias Icha (24) asal Johar Baru, Jakarta Pusat.

Namun, iaa belum menjelaskan secara detail penangkapan itu dilakukan kapan dan di mana dan media sosial apa pelaku menawarkan jasa itu.

“Hasil indentifikasi awal dari sosial media milik tersangka FEA, diduga ada 21 anak yang dieksploitasi tersangka secara seksual,” ucapnya.

Menurut Ade, penyidik masih akan mendalami soal identifikasi eksploitasi korban anak. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak atau P2TP2A untuk penanganan anak korban.

“Seluruh korban anak yang dijual masih dibawah umur sekitar usia 14 dan 15 tahun. Sebagian besar korban masih sekolah,” ucapnya.

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita 4 unit gawai, uang tunai senilai Rp7,8 juta, dan kartu ATM.

Boy Aditya

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Verified by MonsterInsights