Jorok! Lukas Enembe Sering Kencing Sembarangan di Rutan KPK

Eks Gubernur Papua, Lukas Enembe meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto.

Advertisements

KPK mengaku telah mendapatkan surat keluhan dari para penghuni rumah tahanan (rutan) KPK lantaran tersangka kasus dugaan korupsi, Gubernur nonaktif Papua, Lukas Enembe, berperilaku jorok di dalam sel.

“KPK sebelumnya telah menerima surat dari para penghuni rutan di Gedung Merah Putih KPK terkait kebiasaan dari terdakwa Lukas Enembe terutama dalam hal tidak peduli menjaga kebersihan dirinya yang berakibat mengganggu tahanan lain,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, Jumat (4/8/2023).

Tidak hanya berperilaku jorok, mantan Gubernur Papua itu juga abai dalam menjaga kesehatannya. Padahal, Lukas kerap mengeluhkan penyakit yang dideritanya mulai dari sakit jantung hingga stroke.

“Kami juga harus mengingatkan terdakwa Lukas Enembe agar disiplin dan tertib mengonsumsi obat dokter RSPAD dan bersedia untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan berkala oleh tim dokter KPK,” kata Fikri.

“Termasuk beberapa kali menolak untuk mengonsumsi makanan, sebagaimana makanan tersebut juga diberikan untuk tahanan lainnya,” lanjutnya.

Fikri menyebut dalam hal ini, pihak rutan KPK secara rutin melakukan pemeriksaan terhadap Lukas, baik dari segi kesehatan maupun kemanan para tahanan.

Sementara itu, kuasa hukum Lukas Enembe, Petrus Bala Pattyona membenarkan kliennya berperilaku jorok selama di dalam sel rutan KPK.

Petrus menuturkan, perilaku jorok kliennya selama di dalam sel seperti buang air kecil di celana, meludah sembarangan, hingga buang air besar tidak disiram.

“Lukas Enembe selama enam bulan di rutan, selalu kencing di celana dan di tempat tidur. Tidak pernah membersihkan diri setelah buang air besar, dan tidur di atas kasur yang sudah berbau pesing,” beber Petrus dalam keterangannya.

“Para tahanan dengan kesibukan dan beban pikiran kami masing-masing, sudah tidak mungkin untuk menyelesaikan hal-hal di atas,” lanjut dia.

Boy Aditya

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Verified by MonsterInsights