Bejat! Siswi SMP di Bekasi Dihamili Anak Oknum Polisi

Ilustrasi pelecehan seksual.

Advertisements

Kasus seorang siswi SMP di Bekasi yang dihamili oleh seorang pria berinisial R (18), anak dari seorang oknum polisi, telah menjadi viral di media sosial.

Ketua Umum Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Perisai Kebenaran Nasional, Dikaios Mangapul Sirait, mengonfirmasi bahwa kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

“Sudah kami laporkan oknum polisi ke Polres Metro Bekasi Kota, sementara anaknya yang terlibat kami laporkan ke Polres Metro Bekasi,” ujar Dikaios pada Minggu (16/6).

Menurut keterangan korban, hubungan tersebut dimulai ketika ia masih kelas 2 SMP dan R masih kelas 1 SMA.

“Suatu malam, saat mereka sedang di rumah pelaku, korban dibujuk, diiming-imingi, dan dijanjikan bahwa jika ia benar-benar sayang, maka ia harus berani,” ungkap Dikaios.

Kehamilan korban baru diketahui oleh keluarganya setelah kandungannya berusia empat bulan. Kini, korban telah melahirkan dan anaknya sudah berusia enam bulan.

“Mereka melakukan sesuatu yang belum boleh dilakukan oleh seorang yang belum menikah,” tambahnya.

Setelah mengetahui kehamilan korban, keluarga korban mendatangi rumah oknum polisi tersebut untuk meminta pertanggungjawaban.

“Orang tua pelaku menjanjikan akan bertanggung jawab atas biaya kehamilan hingga melahirkan, namun tidak ada tanggung jawab untuk menikahi korban,” jelas Dikaios.

Dikaios juga mengungkapkan bahwa orang tua R sempat mendesak korban untuk menggugurkan kandungannya, namun korban menolak.

“Ibu pelaku yang juga istri oknum polisi mendesak korban untuk menggugurkan kandungannya sambil marah-marah di hadapan ketua RT,” tambahnya.

Setelah kasus ini viral, R masih mencoba menghubungi korban melalui pesan singkat. “Hingga kini pelaku masih berusaha menghubungi korban, mencoba merayu untuk bertemu dan tetap berkomunikasi,” ujar Dikaios.

Pelaku juga mengaku kepada korban bahwa ia dipukuli oleh orang tuanya. “Pelaku mengirimkan foto kakinya yang memar dan berkata ‘saya dipukuli bapak saya’,” kata Dikaios.

Wakasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Widodo, menyatakan bahwa kasus ini masih dalam penyelidikan. “Masih lidik, baru kemarin, baru 3 hari,” kata Widodo.

4o

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Verified by MonsterInsights