Begitu Rumitnya Pencarian Harun Masiku

Buronan KPK, Harun Masiku.

Advertisements

Keberadaan buronan KPK kelas kakap, Harun Masiku, masih misterius. Posisinya masih antah berantah, entah di tanah air atau kabur ke luar negeri melalui jalan tikus.

Nama Harun Masiku memang melegenda dalam penanganan perkara KPK. Bagaimana tidak? Sosoknya masih belum nampak di publik sejak Januari 2020.

Ketika itu, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kepada Wahyu Setiawan, yang masih aktif sebagai komisioner KPU. Wahyu diduga menerima uang terkait dengan penetapan anggota DPR terpilih 2019-2024.

Pada 9 Januari 2020, Wahyu Setiawan resmi menyandang status sebagai tersangka. Ia bersama Agustiani Tio Fridelina diduga turut menerima suap. Sedangkan pemberi suap saat itu ditetapkan KPK adalah Harun Masiku dan Saeful Bahri.

Harun Masiku sempat dikabarkan berada di Negara tetangga, tetapi setelah ditelusuri KPK, ternyata orang lain. Lalu pada akhir Juli 2023, muncul lagi isu Harun Masiku berada di Kamboja.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan Polri sudah mengirimkan permintaan ke Interpol Kamboja untuk mengklarifikasi isu tersebut.

Namun, Polri belum mendapat informasi lebih lanjut dari Interpol terkait keberadaan Harun Masiku tersebut.

Pada Agustus 2023 ini, mulai ada titik terang soal kabar Harun Masiku. Dalam pertemuan dengan pimpinan KPK di gedung KPK pada Senin (7/8), Kadiv Hubinter Polri Irjen Krishna Murti mengungkap keberadaan Harun Masiku berada di Indonesia.

“Dugaan kami berdasarkan data perlintasan seperti itu (Harun Masiku di Indonesia). Tapi kita tidak menghentikan pencarian dari yang bersangkutan di luar negeri,” kata Krishna di gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin (7/8/2023).

Krishna mengatakan pihaknya siap membantu KPK dalam mencari tiga tersangka korupsi yang saat ini masih berstatus buron.

KPK mengatakan temuan dari Hubinter Polri itu akan didalami pihaknya. Namun, pihak KPK mengatakan temuan data perlintasan Harun Masiku merupakan data lama.

Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur mengatakan jajaran Hubinter Polri memang menyampaikan informasi soal penanganan tiga buron KPK, termasuk Harun Masiku.

Namun, saat itu menjelaskan mengenai data perlintasan ketika Harun Masiku kembali ke Indonesia.

Seusai peristiwa tersebut, KPK mendapatkan informasi keberadaan Harun Masiku ada di luar negeri. KPK menduga Harun bisa pergi dari Indonesia melalui ‘jalur tikus’.

“Tapi dalam perkembangannya info yang kami terima yang bersangkutan itu sudah keluar dari Indonesia tapi tidak melalui jalur resmi sehingga tidak tercatat pada saat keluarnya. Nah, dari info tersebut kita tindak lanjuti,” ujar Asep.

Boy Aditya

Verified by MonsterInsights