Airlangga Hartarto Bisa Saja Terseret Kasus Korupsi CPO

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Advertisements

Salah satu terdakwa kasus korupsi minyak goreng (CPO) Weibinanto Halimdjati alias Lin Che Wei berulang kali menyeret nama Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dalam kasus tersebut.

Menurutnya, Airlangga berperan besar dalam membuat kebijakan penanganan kelangkaan minyak goreng yang terjadi pada tahun 2021-2022.

Airlangga disebut-sebut mempengaruhi sejumlah kebijakan kelangkaan minyak goreng yang menguntungkan perusahaan kelapa sawit.

Pakar Hukum Pidana Universitas Udayana, Gede Made Suardana menyampaikan Kejaksaan Agung (Kejagung) harus memiliki bukti yang cukup, sebelum memutuskan Airlangga menjadi tersangka.

“Perannya Pak Airlangga bagaimana? Apakah dia juga menyetujui ada mark up? Tapi bukan dia (Airlangga) yang mengerjakan atau melakukan, itu artinya dia turut serta,” ujar Suardana, Minggu (6/8/2023).

Suardana menambahkan, Pasal 55 dan Pasal 56 juga bisa dikenakan kepada Airlangga jika memang terbukti melakukan pemufakatan jahat melakukan tindak pidana korupsi dengan para terdakwa.

“Atau bekerja sama sudah bekerja sama dalam melakukan ada pemufakatan jahat di situ, sekarang harus dilihat dulu pelaku utamanya siapa yang dibidik oleh Jaksa Agung,” lanjutnya.

Suardana menegaskan, dengan ikut serta dalam pemufakatan jahat tersebut, Airlangga sudah termasuk melakukan korupsi karena telah merugikan keuangan negara.

“Mau tidak mau, baik dia sebagai menteri atau sebagai pengusaha, karena itu adalah uang negara pasti masuk kategori korupsi hanya persoalannya perannya dia sebagai apa,” tandasnya.

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Verified by MonsterInsights