Ada di Indonesia, Kenapa Harun Masiku Tak Juga Ditangkap?

Buronan KPK, Harun Masiku.

Advertisements

Keterangan dari pihak kepolisian tentang keberadaan kader PDIP, Harun Masiku di dalam negeri menimbulkan pertanyaan publik terkait keseriusan KPK.

Harun Masiku merupakan salah satu dari 4 tersangka kasus dugaan suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR periode 2019-2024.

Ia diduga menyuap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Wahyu Setiawan senilai Rp 1,5 miliar. Uang itu juga awalnya disiapkan untuk dibagikan ke komisioner KPU lainnya.

“Pernyataan Politisi PDIP yang disinyalir berada di dalam negeri membuktikan betapa buruk kerja pencarian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” kata peneliti ICW, Kurnia Ramadhana.

“Hal ini sekaligus mengonfirmasi dugaan publik bahwa lembaga pemberantasan korupsi ini melindungi Harun hampir mendekati kebenaran,” lanjutnya.

ICW berkeyakinan, faktor besar enggannya KPK menangkap Harun Masiku karena ada indikasi kuat kasus ini akan menyeret sejumlah elit partai politik (parpol) lainnya.

“Dugaan kami, KPK ingin melindungi elit partai tersebut,” ucap Kurnia.

Aktivis antikorupsi ini menyesalkan, perkara tersebut sangat berlarut-larut ditangani oleh KPK.

“Jika dihitung mundur, sudah lebih dari tiga tahun buronan itu tak diringkus, bahkan terkesan didiamkan begitu saja,” ujarnya.

Keanehan menangani Harun Masiku telihat amat sistematis dari KPK. ICW meyakini, sampai Firli habis masa jabatannya, Harun tetap bebas berkeliaran

Eks Penyidik KPK yang kini menjadi Anggota Satgassus Pencegahan Korupsi Polri, Yudi Purnomo menyebut, jika benar Harun Masiku berada di Indonesia, maka semestinya KPK bisa dengan mudah menangkapnya.

Ia melanjutkan, KPK bisa melakukan segala usaha dengan kewenangan yang dimiliki untuk menggeledah, membuntuti, memanggil, atau memeriksa orang orang yang diduga terkait buronnya Harun Masiku untuk dimintai keterangan.

“Bahkan, bisa melakukan penyadapan terhadap nomor yang dicurigai terkait Harun Masiku dan melakukan pemblokiran terhadap rekening-rekening yang diduga terkait Harun Masiku,” tegas Yudi.

Boy Aditya

Verified by MonsterInsights